Desa Berakak
Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau
DESA BERAKAK RANCANG MASA DEPAN " Musrenbang 2025 Fasilitasi Aspirasi Warga"
Berakak,26 September 2024 , Pkl. 10.00 WIB – 13.00, Pemerintah Desa Berakak mengadakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk menetapkan prioritas program kegiatan dan kebutuhan pembangunan Desa tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Balai Pertemuan Desa Berakak dan dihadiri oleh Kepala Desa, perangkat desa, BPD Desa Berakak, Camat Tayan Hulu, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Adat, Dewan Guru SD 14 Berakak, Dewan Guru SMPN Satap Berakak, Guru Paud, kader Posyandu, RT dan Linmas.
Musrenbang dibuka oleh Kepala Desa Berakak Martono, S.Pd, M.Pd yang menyampaikan pentingnya partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa musyawarah ini merupakan wadah untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan masyarakat demi kemajuan desa.
“Kita semua menyadari bahwa pembangunan desa bukanlah tanggung jawab pemerintah desa semata, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, saya mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam diskusi ini. Mari kita sampaikan ide, usulan, dan harapan kita untuk kemajuan Desa Berakak. Saya berharap, melalui Musrenbang ini, kita dapat menghasilkan berbagai program yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperbaiki infrastruktur, dan meningkatkan layanan publik di desa kita. Mari kita utamakan kebutuhan yang paling mendesak dan bermanfaat bagi masyarakat banyak”. Ujar Martono S.Pd, M.Pd
Penetapan prioritas program kegiatan menunjukkan bahwa pengembangan infrastruktur dan peningkatan layanan kesehatan serta Pendidikan menjadi prioritas utama yang diusulkan untuk tahun 2025.
Kegiatan Musrenbang Desa Berakak ditutup dengan penandatanganan berita acara hasil musyawarah. Kepala Desa Berakak mengucapkan terima kasih kepada semua peserta yang telah berkontribusi dalam proses perencanaan ini. Diharapkan, hasil dari Musrenbang ini dapat menjadi acuan dalam pembangunan desa yang lebih baik ke depannya.


