Desa Berakak
Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau
DUSUN BERAKAK TERENDAM BANJIR

Selama 2 hari masyarakat di Dusun Berakak, Desa Berakak, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau terisolasi karena banjir sehingga akses ke Kecamatan tidak bisa dilewati baik kendaraan roda 4 maupun roda 2. Tidak hanya masyarakat Dusun berakak tetapi aktivitas masyarakat di dusun Tabot Galong dan Dusun Raman, Desa Berakak pun terganggu akibat banjir tersebut. bencana banjir ini melanda dusun berakak sejak tanggal 12-13 Maret 2023.

Akibat dari bencana tersebut berdampak pada warga dusun berakak yang sebagian besarnya adalah petani/pekebun sehingga aktivitasnya terganggu karena tidak bisa meninggalkan rumah mereka yang sudah terendam banjir. Hal tersebut juga kegiatan belajar mengajar di Sekolah Dasar ( SD ) dan Sekolah Menengah Pertama ( SMP ) tidak bisa dilakukan.
“Kalau lagi banjir seperti ini kami tidak bisa kemana – mana, dirumah aja karena harus mengamankan perlengkapan yang ada di dalam rumah. Apalagi sekarang musim panen padi tentunya kami tidak bisa keladang”. Ujar Undus (Warga).

Akibat dari banjir tersebut karena adanya hujan deras. Selain dari itu juga dikarenakan keadaan sungai Tayan yang dangkal dan Drainase yang tersumbat. Sehingga perlu adanya Normlisasi Sungai Tayan dan perehapan Drainase.
“Kami dari Pemerintah Desa Berakak tentunya sangat berharap kepada Pemerintah Daerah ( PEMDA ) Kabupaten Sanggau ataupun dari Dinas PU Kabupaten Sanggau agar bisa menanggapi Daftar Usulan ( DU ) Desa Berakak Tahun 2023 terkait dengan Normalisasi Sungai Tayan, karena aliran sungai tayan yang dangkal dan tersumbat. Kami sudah lakukan MUSRENBANG di Desa kami dan salah satu usulan yang kami usulkan setiap tahunnya yaitu Normalisasi Sungai.” Martono,S.Pd selaku Kepala Desa Berakak.


